Salam Don Danang
 

Don Danang seorang mantan wartawan yang terdampar di dunia blog. Ia tak punya kelebihan selain menulis dan fotografi. Katanya blog ini berisi semua pikiran gila dan kreatifnya. Benar atau tidak? Cek saja sendiri. Selamat menikmati...

Profil Lengkap Don Danang

  Hubungi Don Danang
 

sayadanang@yahoo.com
Friendster Don Danang
Facebook Don Danang
Multiply Don Danang

  Usik Don Danang
 
  Coretan Don Danang
 
  Arsip Don Danang
 
  Cibir Don Danang
 



  Kawan Don Danang
 




  Plurk Don Danang
 
  Rumah Don Danang
 

5.26.2008

Narkoba tak Bekerja

Di Gramedia gue menemukan buku biografi Jimi Hendrix. Gak biasanya gue bisa dapetin biografi seorang Rockstar legend di Gramedia. Paling banter, gue liat biografinya Kurt Cobain. Itu pun terlalu tebal buat gue dan ceritanya terlalu berbelit (padahal males bacanya).

Sebenernya gue bisa baca tentang Jimi Hendrix di Wikipedia. Lantaran di wiki itu terlalu banyak link, dan tangan gue suka gatel buat ngeklik, gue lebih baik beli aja itu buku Oom Jimi Hendrix. Toh nggak ada ruginya. Gue yakin kalo biografi Jimi Hendix yang asli pasti tebal, berbahasa Inggris, dan ditulis sama orang bule (yaiyalah).

Buku yang gue beli ini ditulis orang Indonesia bernama Rivan Jilas. Tebalnya cuma 155 halaman. Udah termasuk tetek bengek seperti daftar isi, kata pengantar, dll. Gila aja yah, biografi seorang Jimi Hendrix hanya dikisahkan dalam 155 halaman. Pasti isinya padat kayak ketupat? Yup benar sekali.

Apa aja Don isinya?

Bab pertama bercerita tentang ”Rock Psikedelik.” Wokeh, gue baca dengan seksama, ambil intisarinya dan selesai bab pertama. Bab kedua bertutur tentang ”Kronik Jimi Hendrix.” Ternyata bab ini bercerita kehidupan seorang Jimi Hendrix. Penuh perjuangan untuk sukses. Dan selesai. Bab ketiga isinya ”The Jimi Hendrix Experienced.” Bla-bla-bla... selesai juga bab 3. Bab berikutnya sama dan khatam juga itu buku.

Ngerti nggak Don isinya?

NGGAK (gubrak!!).
Seperti apa itu Rock Psikedelik, gue masih nggak mudeng. Coba ambil kesimpulan aja, musik Jimi Hendrix = Rock Psikedelik. Habis perkara. Kalo ada orang lain yang main Psikedelik, kayak Eric Clapton, Jimi Page, dll, tetep aja Jimi Hendrix rajanya. Titik.

Perkenalan gue dengan Jimi Hendrix diawali saat masih duduk di bangku SMP. Yoga, temen gue yang sudah dicekoki musik blues sama bapaknya dari SD memperkenalkan Jimi Hendrix sama gue yang waktu itu nggak ngerti sama sekali apa itu musik. Lagu Jimi Hendrix pertama yang gue denger judulnya FIRE.

”Nang denger nih lagu Jimi Hendrix yang FIRE. Lu perhatiin, ketukkannya berubah-ubah,” kata Yoga yang belakangan diketahui penggemar Bon Jovi tapi dia malu mengakuinya.

Lagu FIRE diputar. Yoga menghentakkan tangannya ke dengkul sambil mengikuti ketukkan lagu. Dia mau menunjukkan kalo ketukkan lagu FIRE itu berubah-ubah.

”Tuh kan Nang berubah-ubah kan? Keren lagu ini,” bilang Yoga yang masih autis mengetukkan tangannya ke dengkul.

”Iya Ga, berubah-ubah. Keren banget,” kata gue. Padahal gue nggak ngerti dimana ketukan yang berubah itu.

MORON!!

Pas kuliah, Yoga jadi sohib gue dalam urusan musik. Saat melewati lorong bajakkan dia menemukan CD live Jimi Hendrix. Entah dari mana sumbernya yang pasti itu beneran penampilan live Jimi Hendrix. Yoga beli dengan harga Rp. 6000. DAMN PIRACY!!!

Dan lagi, dia mendendangkan lagu FIRE buat gue. Kali ini versi live-nya

”Ini Nang denger FIRE, ketukannya berubah. Keren,” Yoga masih menunjukkan dengan cara yang sama.

”Iya yah keren,” Gue masih nggak mudeng.

MORON!!

Oke gue nyerah dan akhirnya gue donlot aja semua album Jimi Hendrix (cari album aslinya susah dan mahal). Total studio albumnya ada 3.

Ternyata emang gila Oom Jimi Hendrix itu. Gue pun mengakui karya musiknya sebagai yang terbaik di dunia.

Majalah Rolling Stone menempatkannya di urutan 3 dari 100 musisi terbaik sepanjang masa. Majalah gitar (lupa namanya) mentasbihkan Hendrix di urutan teratas. Dan majalah-majalah musik lainnya merumahkan Hendrix nggak pernah jauh dari peringkat 5 besar. Kurang handal apa lagi musisi ini?

Maksudnya apa sih Don kasi tau Jimi Hendrix?

Gini, Hendrix itu kan seorang Rockstar legend. Gaya hidupnya sangat Rock and Roll. Gue selalu membaca Rock and Rolll sebagai “SENANG-SENANG.” Kehidupan hedonis. Dari jaman kambing masih beranak, kehidupan seorang Rockstar itu lekat dengan yang namanya DRUGS, SEX, dan ALKOHOL (jangan samakan dengan Rockstar versi Indonesia. Mereka masih ada yang solat berjamaah). Hendix pun akhirnya meninggal lantaran kehidupan Rock and Roll-nya itu. Dia menyerah pada keperkasaan obat terlarang dan ditemukan meninggal karena overdosis pada usia 27.

Gue suka musik Rock. Apa gue menganut gaya Rock and Roll? Alhamdulilah dunia DRUGS, SEX dan ALKOHOL jauh dari gue.

Pernah di suatu bis kota, inisialnya KPJ dan berwarna putih hijau, gue menemukan 2 orang pengamen bercakap-cakap. Kadang gue suka meng-underestimate percakapan anak jalanan karena gue anggap tidak bermutu. Kali ini berbeda. Mereka saling mengingatkan satu sama lain. Gue yang duduk deket pengamen itu mau nggak mau ikut mendengarkan mereka bercengkrama.

”Bos mau kemana nih?” bilang pengamen 1.

”Mau ke Blok M,” jawab pengamen 2.

”Wah sama. Ya udah kita bareng aja. Nanti kita mainin lagu Kangen Band biar orang-orang pada terhibur,” kata pengamen 1.

Mereka pun malantunkan lagu Kangen Band.

Seandainya engkau tahu
Kau yang ada di hatiku
Bolehkah aku mencintaimu
Cup-cup-mmuuuuuhahhhhhh
Ohh sayangku bolehkan aku jadi pacarmu
(lirik ngaco versi Don Danang)

GUBRAK dunia kiamat!!

DON DI MANA PERCAKAPAN BERMUTUNYA?

Oke yang benar percakapannya seperti ini:

”Bos selain ngamen kegiatan lu apa?” tanya pengamen 1.

”Gue masih kuliah.”

”Mending lu kelarin kuliah lu dulu. Tapi terserah lu sih. Buat nambah uang jajan gak apa-apa. Yang penting jangan kayak gue kuliah nggak kelar, terus sekarang susah sendiri,” kata pengamen 1 lagi.

”Oke,” pengamen 2 mengiyakan.

”Gue punya pesen sama lu. Kita ini boleh hidup di jalanan. Hidup kita keras. Tapi jangan sekali-sekali lu pake NARKOBA. JANGAN PERNAH!! Lu nggak bisa ngapa-ngapain kalo udah kena narkoba. Hidup lu TAMAT,” bilang pengamen 1.

Pengamen 2 cuma manggut-manggut

Pengamen 1 pamit di tengah percakapan. Pengamen 2 meneruskan perjalanan.

”Terima kasih pengamen 1. Pesanmu akan ku ingat selalu,” batin Pengamen 2.

Dan gue masih nggak percaya dengan apa yang mereka perbincangkan.

MORON!!

So, seorang anak jalanan aja masih peduli sama kehidupannya. Sedang banyak orang kelimpahan harta malah menjeratkan dirinya sendiri dalam lingkaran setan. Seperti Roy Marten yang masuk ke lubang yang sama 2 kali.

BODOH kah orang memakai Narkoba? Gue nggak mau menghakimi orang. Nggak mau mendahului Yang Kuasa. Silakan jawab sendiri. Ini negara demokrasi kawan.

Gue jadi inget sama lagu The Verve – The Drugs don’t Woks. Reff-nya seperti ini:

The Drugs Don’t works, It just makes you worst
But I know I'll see you face again

Aha! Silakan donlot aja di bawah sini:

The Verve – The Drugs don’t Works

Ingat: DRUGS NEVER WORKED TO USPhotobucket

Salam NARKOBA (NAsi Rames, KOpi, dan BAkwan)

Karikatur Jimi Hendrix by The Armstrong

Label:

23 Komentar:

Pada 26 Mei 2008 12.13 , Blogger Paams mengatakan...

wuidih tumben postnya bermakna...hahahha.
yoiii setuju, go away drugs!!hehehe.

 
Pada 26 Mei 2008 14.02 , Blogger Don Danang mengatakan...

@ Paams berarti postingan gue selama ini nggak bermakna? Huhuhu. Sedih. Go away Drugs

 
Pada 26 Mei 2008 14.59 , Blogger nrl mengatakan...

hahha.. tumben"an kamu kaya gini postnya..
salam narkoba juga deh.

 
Pada 26 Mei 2008 15.42 , Blogger dhimaskeren mengatakan...

Ya ampuun don danang kembali ke jalan yang bener akhirnya..

tumben bermutu gini postnya..
go away drugs lah..no free sex(enak aja free..bayar dunk!!)

danang...kembalilah ke jalan yang benar...cintailah lawan jenismu, jangan sesama jenis..ok..camkan itu nak!!:p

 
Pada 26 Mei 2008 16.40 , Blogger Republik Gaptek mengatakan...

aku masih mencintaimu,anak kita, dan COLDPLAY>>>>INI TOLONG JANGAN PISAHKAN AKU DENGAN DIRINYA


pS:andongantik entar gue ceritain

 
Pada 26 Mei 2008 17.37 , Blogger Don Danang mengatakan...

@ nrl hah saya kayak gimana

@ Dimas lah saya ini normal. huhuhu. No free sex yes.

@ Tyo idih gue nggak mencintaimu. Andongantik kasi tau yahhhh.

 
Pada 27 Mei 2008 01.04 , Blogger The Armstrong mengatakan...

Hidoppppp Jimmy Hendrixxxxx... idola gw sepanajng masa neh,s ampe sampe gw abadikan namanya si Jimmy tuh di vespa gw, tapi aagak gw plesetin dikit seh namanya jadi "Jimmy Jangkrixxx" wuyy mantaf kan... :P

menurut gw gitaris terkeren sepanjaang masa tuh die bung umur cuman sampe 28 tahun, eksis di dunia musik cuman 4 tahun tapi udah berapa tahun masih dikenang... wuyyy keren bangetzzzzzzzzzzzzzz...

Waktu belom terkenal aja, dia pernah manggung di sebuah kafe ngga terlalu terkenal di london tapi yg nonton tuh udah sekelas gitaris kelas kakap kek Paul Mccartney (the Beattles), Pete Townsend (the WHO) ama Mick Jagger (Rollingstones)... sampe mick jagger bilang waktu abis nonton si jimmy hendrix di kafe "belom jadi pemusik kalo belom liat si jimmy hendrx manggung"....

Trus juga gw baca di majallah rollingstones katanya dia tuh "King of Electris Guitar" yg pernah ada... trus ekspressinya itu loh kalo maen gitar, pake hati bangetss bung... keren dah...

Gila gw ngefans ama si Jimmy Hendrix ini, tapi karena susah dapetin mp3nya gw cuman punya satu doang lagunya "little wing" hehehe...

 
Pada 27 Mei 2008 08.22 , Blogger tando-wi yahya mengatakan...

kerenan tielman brother! jauh sebelom jimi hendrix eksperimen gitarnya, tielman uda duluan, malah katanya pertama di dunia.
aseli indonesia lagi,suroboyo!

 
Pada 27 Mei 2008 08.42 , Blogger Don Danang mengatakan...

@ Armstong ada lagi yang nonton dia Keith Richards sama John lennon. Wah sayang bung cuma punya 1 lagu. Situ harus punya semua labumnya.

@ Tando gue pernah denger itu tielman. Pasti lu baca di salah satu majalah musik di indonesia. Gue juga sangsi situ pernah denger tielman. Lagunya susah dicari. Koq bisa bilang lebih bagus dari Hendrix? Pisss

 
Pada 27 Mei 2008 10.25 , Blogger Ayu Ambarsari Hanafiah mengatakan...

karikatur armstrong! hhe.. khas bangets! :)

waks saya gga gitu tau nih ttg jim hendrix, bener kan nulisnya gitu? hhe.. emang bagus banget yah? jadi pengen dengerrr..

 
Pada 27 Mei 2008 10.41 , Blogger ^NiaRama^ mengatakan...

yups!! saia dukung om!! NO DRUGS!!!
om, minain ma the amstrong buat karikaturin pic saia dunk!!! hehe

 
Pada 27 Mei 2008 11.40 , Blogger Don Danang mengatakan...

@ Ayu saya nggak tau Jimi Hendrix itu baik buat telingan wanita apa nggak. Kalo mau denger juga ggp. Direkomendasikan.

@ nia no drugs hail yeahhh. Wah kamu minta sendiri aja gambar karikaturnya.. Wokeh..

 
Pada 27 Mei 2008 11.53 , Blogger ipied mengatakan...

okeh...hidup NARKOBA!!!!
NAh...Rasanya KerOkan enak BAnget.....

hehehehehe.......

Jimmy Hendrix sama Steve Vai masih ciamikan sapa don?
hehehe saya belum pernah dengar musik 2-2nya sih.... tapi saya suka banget Dream Theater, hidup Progressive Rock!!!

 
Pada 27 Mei 2008 14.46 , Blogger Smaragdina mengatakan...

Kebetulan lagi mengalami sore yang kocak bareng emon, tyo, dan nisa...gw malah gak stuju kalo postingan ini beda ma yang laen. Buktinya gw masih ngakak nih..heheh apa gw nya yang dah gilo yah ketawa mulu?

Gak mau ah nasi rames, maunya nasi uduk. n gw stuju ma emon enak aja free sex...bayar dong...huahaha.

 
Pada 27 Mei 2008 15.09 , Blogger Adhini Amaliafitri mengatakan...

BODOH kah orang memakai Narkoba? Gue nggak mau menghakimi orang. Nggak mau mendahului Yang Kuasa. Silakan jawab sendiri. Ini negara demokrasi kawan.

baguss!! elo orang yg tidak menghakimi orang lain dengan mudahnya. "Judge minded" sepertinya tdk.menguasai otakmu :)

btw, jadi pengen nasi rames deh!
logh??
kekekekekekkk...

 
Pada 27 Mei 2008 16.07 , Blogger Mike.... mengatakan...

wah..kalo aq ktemu pengamen yg kyk gtu,,kukasih 10rb deh!!!salut gw!!!

 
Pada 28 Mei 2008 11.21 , Blogger Benazio R.P mengatakan...

doyan dah gw jimi hendrix, hehe, drugs? boleh lah, kalo ga ada drugs orang sakit gimana? drugs kan obat. hehe.

bad drugs baru. hoho.

eh, tadi gw mo ngmg apa yah lupa. duh..

oiya, nyontek dikit ya gambar yahoonya hehe keren tuh yang itu boleh gaa ?

 
Pada 28 Mei 2008 13.13 , Blogger Phie mengatakan...

setuju! jauhi narkoba, jauhi free sex, dekati banci (lho?) :))

 
Pada 28 Mei 2008 13.36 , Blogger ~ tc ~ mengatakan...

ternyata pengamen (dan orang yang biasa dijalanan)ada juga yah yang peduli dan berusaha menjauhi narkoba. Atau jangan2 mereka emang gak narkoba, cuma ngendusin lem kambing doang...
heheheh
:D

 
Pada 28 Mei 2008 17.02 , Anonymous ridu mengatakan...

kunjungan pertama, ntar jadi kan dateng ke ts basot di depok?

 
Pada 31 Mei 2008 07.12 , Blogger antown mengatakan...

itu buat gmbar sendiri ya mas? bagus tuh :)

 
Pada 31 Mei 2008 18.52 , Blogger antown mengatakan...

ooo ternyata buatan the amstrong :)

 
Pada 16 Juni 2008 03.04 , Blogger GomzMind mengatakan...

Kayanya ada bakat nulis juga nang!bagus...kembangkan nak!

 

Posting Komentar

Berlangganan Posting Komentar [Atom]

<< Beranda

 

DON DANANG EGO BLOG©All Rights Reserved